Boroko—KPUD Bolmong melalui rapat pleno akhirnya menetapkan pelaksanaan Pilkada Bolmut jatuh pada 15 Juni 2008.
Selain menetapkan waktu pelaksanaan Pilkada, KPUD Bolmong juga menetapkan jadwal tahapan Pilkada yang mulai disosialisasikan Minggu (30/3/2008) di Boroko. ‘’Ini sekaligus menjawab kegelisahan masyarakat yang terus dilingkupi tanda tanya,’’ucap personel KPUD Bolmong, Nayodo Koerniawan.
Hasil pleno KPUD tentang waktu pelaksanaan Pilkada Bolmut, sebangun dengan pernyataan Gubernur Sulut, Drs Sinyo Harry Sarundajang tentang waktu pelaksanaan Pilkada pemekaran yang dipertegas Sekprov Sulut, Drs Robby Mamuaya, bahwa waktu
pelaksanaan Pilkada pemekaran yang sudah ditentukan dalam rapat evaluasi yang dihadiri para Pjs Bupati/Walikota di Pemprov Sulut, belum lama, tidak berubah lagi. Ini juga berarti, bahwa hasil pleno KPUD untuk waktu pelaksanaan Pilkada di Kota Kotamobagu, Mitra dan Sitaro nanti, tidak akan lari dari penegasan Sekprov Sulut.
Sementara itu, pleno KPUD Bolmong juga menetapkan bahwa waktu pengambilan formulir bakal calon dibuka mulai tanggal 22 sampai dengan 27 April 2008. Pendaftaran pasangan calon dimulai tanggal 28 sampai dengan 30 April, sedangkan penetapan nomor urut dan pengumuman calon dilaksanakan tanggal 22 sampai dengan 24 Mei 2008.(jd/sk)
Klik sumber.
Baca Selanjutnya...
Pleno KPUD Bolmong Tetapkan Pilkada Bolmut 15 Juni
Sunday, March 30, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 5:10 PM 0 comments
Surat Dari Amerika 1
Membangun Budaya Politik Baru
Coen Husain Pontoh
TAK lama lagi, rakyat Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), akan menggelar hajatan politik besar bernama Pemilihan Umum Bupati. Ini adalah pesta politik pertama, di kabupaten yang baru itu.
Tentu saja, bermacam rasa bermunculan: senang, terharu, penuh harap, dan sedikit khawatir. Inilah untuk pertama kalinya, dalam sejarah, rakyat di wilayah itu memilih anak negerinya untuk menjadi pemimpin tertinggi. Sebelumnya, ketika daerah pesisir pantai utara itu masih menjadi bagian dari kabupaten Bolaang Mongondow, jabatan tertinggi paling banter adalah pembantu bupati. Jadi camat pun sudah bangga.
Bayangkan, akan ada orang Kaidipang, Bolang Itang, Bintauna. Sangkup, dan Sang Tombolang, yang akan jadi bupati, wakil bupati. Belum lagi, aparat di bawahnya, dari Eselon I hingga seterusnya. Sebelumnya, sudah ada yang jadi ketua dan wakil ketua DPRPD. Hebat sekali.
Dengan pesta politik pemilu ini, rakyat Bolmut akan memilih elite pemimpinnya yang baru. Dari berita yang ada, nama-nama kandidat tidak jauh dari mereka yang selama ini berperan besar dalam menyukseskan terbentuknya kabupaten baru ini. Misalnya, Karel Bangko, Christofel Irianto Buhang, Asripan Nani, Lexi Gobel, Amin Lasena, Depri Pontoh, Reba Pontoh, dsb. Ini hal yang wajar. Rakyat pun maklum, dan tidak keberatan jika mereka yang maju. Bahkan, jika ada muka baru, itu baru dianggap janggal.
"Itu orang datang dari mana sih? Kenapa baru kelihatan sekarang?"
Kerelaan warga untuk mendukung para kandidat ini, sepantasnya dibalas dengan benar oleh para kandidat tersebut. Sebagai elite baru, mereka harus memikirkan secara serius pembangunan budaya politik yang juga baru di Bolmut. Budaya politik baru itu adalah, solidaritas, empati, dan kejujuran.
Karena rakyat Bolmut itu sebagian besar miskin, maka para elite baru ini harus menunjukkan empatinya, dengan cara tidak memperkaya diri dan kalangan terdekatnya sendiri; yang prioritas itu bukanlah pengadaan mobil dinas tapi, pembangunan infrastuktur; karena daerah baru ini butuh sarana-prasarana, maka proyek pembangunannya janganlah di korupsi.
Bukan cerita asing, kalau banyak kabupaten-kabupaten baru hasil pemekaran, tidak menunjukkan perbedaan sama sekali dengan kabupaten induknya semula. Padahal, semangat dasar dari pemekaran itu adalah keinginan untuk memperoleh keadilan dan kesetaraan di segala aspek.
Tetapi, begitu kabupaten baru itu terbentuk, maka mereka yang memperjuangkan pemekaran tersebut muncul sebagai elite baru yang tingkah-polahnya sama dengan elite di kabupaten induk; merasa paling berjasa; sama-sama korup; sama-sama mendahulukan kepentingan kelompok terdekatnya; sama-sama feodalnya, sama-sama bergaya sebagai pemimpin yang harus memperoleh fasilitas yang pantas, dsb.
Kalau budaya lama yang merusak ini juga menimpa para elite baru di Bolmut, percuma kita punya kabupaten baru.***
Baca Selanjutnya...
Saturday, March 29, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 7:25 PM 1 comments
Labels: Politik
Makagansa Presentasi di Pemprov
KURANG lebih 10 bulan lamanya Drs HR Makagansa MSi, menjabat Bupati Bolmong Utara (Bolmut). Terkait hal tersebut, Rabu (19/3) hari ini, Makagansa akan melakukan presentasi di hadapan Gubernur, untuk melaporkan segala hal yang berkaitan dengan jalannya roda pemerintahan di Bolmut.
Di mata warga Bolmut, apa yang diperbuat Makagansa selama masa kepemimpinannya sangat baik. Ini didasarkan dari prestasi yang selama ini ditorehkan mantan Sekot Bitung ini, nyaris tanpa cacat.
"Dari semua tugas dan tanggungjawab yang dibebankan kepada pak Makagansa, tinggal satu tahap belum tuntas, yakni penyelenggaran Pilkada untuk memilih Bupati dan Wabup definitif," ujar Wawan, warga Boroko.
Penyelenggaran roda pemerintahan, pembentukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan pengisian DPRD, telah dilaksanakan dengan sempurna. Meskipun ada ‘kerikil-kerikil’ yang sempat menghadang, tetapi semua itu bisa dihadapi dengan tenang dan cerdas.
"Komitmen pak Makagansa tidak akan maju dalam Pilkada, merupakan suatu keputusan yang sangat populis, dan itu jadi kredit poin tersendiri. Beda dengan daerah pemekaran lainnya di Sulut, yang Penjabatnya berkeinginan untuk fight," ungkap warga. (usa/*)
Sumber: http://www.mdopost.com/
Baca Selanjutnya...
Posted by coen husain pontoh at 5:26 PM 0 comments
Labels: Politik
Kurang koordinasi Hearing SKPD-Sekda Bolmut Tertunda
Hearing Komisi I Dekab Bol-mut dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Sekda Bolmut, Kamis (27/03) tak jadi dilaksanakan. Penyebabnya, hanyalah lantaran Ketua Komisi I, Drs Ruslan Gonibala yang akan memimpin hearing itu tak dapat hadir. Tak pelak hal ini membuat anggota komisi kecewa dan berbuntut protes.
Belakangan terungkap, hal ini terjadi lantaran kurangnya koordinasi antara ketua dan anggota komisi. Pasalnya, meski telah mengundang beberapa SKPD, yakni Dinas Diknas, Badan Kepegawaian Daerah, Kesbang dan Sekda Bolmut, namun Gonibala sendiri tak hadir lantaran masih menunggu Sekda, Drs Raksasa Mamonto.
Pantauan harian ini, Kamis (27/03) sekitar jam 12.00 WITA, hearing yang diagendakan jam 09.00 WITA itu tak juga dimulai karena selain ketua belum ada, SKPD yang diun-dang pun tidak hadir.
“Sudah lebih dari tiga jam kami menunggu, tapi tak ada kabar dari ketua kalau hearing akan ditunda. Jika ada pemberitahuan, tentu torang nda mo ba diam di sini trus,” ketus seorang anggota Komisi I.
Gonibala sendiri ketika dikonfirmasi via ponsel mengatakan, ia sedang menunggu sekda yang saat itu juga masih dalam perjalanan dari Kotamobagu ke Bolmut. Dijelaskan, tujuan hearing untuk mempertegas sikap PNS dalam pilkada. Utamanya, PNS tidak diperkenankan ikut berkampanye.
“Saya sedang menunggu Pak Sekda yang sedang dalam perjalanan. Mengingat waktu sudah tidak memungkinkan lagi, jadi kemungkinan besar, hearing itu ditunda sampai besok,” terang Gonibala.(fai)
Sumber: http://www.hariankomentar.com/bolmg01.html
Baca Selanjutnya...
Friday, March 28, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 7:54 AM 0 comments
Labels: Politik
Harus Konsisten!
DEKAB diminta konsisten. Ini terkait hearing antara Komisi I, dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang jadi mitra, dijadwalkan kemarin (27/3) namun tak ada kepastiannya.
Pantauan Manado Post, sejak pukul 09.00 Wita kemarin, pimpinan dari Diknas, BKD, dan Kesbang, telah mendatangi ruang komisi I. Sebab, sesuai undangan yang diterima, hearing akan dimulai pukul 09.00 Wita. Namun, apa yang terjadi, seiring dengan perputaran waktu, hingga jarum jam menunjukkan pukul 13.00 Wita, hearing belum juga dimulai. Padahal, pimpinan SKPD yang diundang telah hadir (minis Sekda). Pun demikian, dengan personil Komisi I, yang terdiri dari: Nani Riswani Topaju, Mochtar Lauma, Syuaib Potabuga, dan Wahab Lakoro, telah hadir, sesuai dengan agenda hearing.
Usut punya usut penundaan ini dikarenakan ketidakhadiran Ketua Komisi I Ruslan Gonibala, yang akan memimpin jalannya hearing. Informasi yang dirangkum koran ini, meski telah memenuhi quorum, namun hearing tidak bisa dilaksanakan karena tidak ada pendelegasian wewenang dari Ketua Komisi I Ruslan Gonibala. Namun, Ruslan yang dihubungi koran ini via ponsel, membantah pembatalan agenda hearing karena ketidakhadiran dirinya.
"Hearing ditunda karena Sekda masih dalam perjalanan. Oleh karena itu hearing nanti dilaksanakan Jumat besok (hari ini)," ungkap Ruslan. (usa)
Sumber: http://www.mdopost.com/
Baca Selanjutnya...
Posted by coen husain pontoh at 7:49 AM 0 comments
Labels: Politik
Dekab Janji Beber Hasil Jembrana
BOROKO-Permintaan warga, agar Komisi I dan III Dekab, yang melakukan studi banding ke Jembrana-Bali, segera membeberkan hasil yang diperoleh, ditanggapi positif oleh para legislator.
"Warga berhak tahu apa yang telah dilakukan oleh wakil mereka di DPRD, makanya kami akan segera membeberkan apa yang telah kami pelajari," tegas Ketua Komisi III, Just A Pontoh, Personil Komisi I, Nani R Topaju, yang didampingi Syuaib Potabuga, Muchtar Lauma, dan Wahab Lakoro.
Menurut mereka yang diperoleh dari hasil studi banding sangat banyak, dan sangat sayang jika tak diterapkan di Bolmut. Contoh kecil adalah: semua pejabat tidak memiliki mobnas yang mahal.
"Bupati saja hanya memakai hardtop sebagai mobnas," beber Pontoh.
Hal lain yang paerlu dicontohi, sistem perekrutan CPNS, kedisiplinan PNS, sistem pelayanan satu atap, penerapan Perda, dan cara menggenjot PAD, tanpa harus mengorbankan rakyat. "Ini semua wajib kita contohi, dan ada mekanismenya," beber mereka.
Untuk waktu pembeberan hasil Jembrana, masih akan dicari waktu yang tepat. Namun, yang pasti warga akan mengetahuinya, karena akan dibeberkan kepada public dan Pemkab.
"Saya akan tampil di depan podium, pada hari H nanti, untuk membeberkan hasil yang telah kami pelajari di Jembrana," pungkas Pontoh. (usa)
Sumber: http://www.mdopost.com/
Baca Selanjutnya...
Posted by coen husain pontoh at 7:47 AM 0 comments
Labels: Politik
Musda KNPI Bolmut Mulai Memanas
Boroko—Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Bolmut, mulai pasang kuda-kuda menyambut Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Informasi yang dirangkum wartawan, sementara menunggu terbentuknya beberapa OKP peserta Musda KNPI, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Cabang Bolmut, dan Pemuda Muhamidiyah telah maju selangkah dalam hal konsolidasi.
Terbukti, kedua OKP ini telah lebih dulu menggelar Musda. Caretaker Ketua KNPI Bolmut, Abdul Maloho SPd, menyatakan secepatnya akan melaksanakan Musda KNPI Bolmut.
‘’Setelah semua OKP terbentuk sesuai prosedur, segera akan dikordinasikan dengan kantor Kesbang Linmas,’’ kata Maloho.
Ia juga membenarkan bahwa sampai sekarang ini sudah dua OKP yang menggelar Musda yakni BKPRMI dan Pemuda Muhamadiyah.
Sementara itu, sejumlah aktifis yang digadang bakal memimpin KNPI Bolmut kedepan mulai mencuat. Mereka adalah Alfi Basri (KNPI Bolangitang), Sunawar Patadjenu (mantan Ketua HMI Kabupaten Gorontalo), Fahri Lauma (mantan Sekretaris Senat Mahasiswa Fisip Unsrat), dan beberapa nama lainnya.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/view-article-659.html
Baca Selanjutnya...
Monday, March 24, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 10:48 AM 0 comments
Labels: Politik
Usup Himbau Pilkada Tak Pecah Belah Warga
Maulid Nabi Muhamad dihadiri Kandidat
Boroko—Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW 1423 Hijriyah di Desa Talaga Tomuagu, Kecamatan Bolangitang, Sabtu (22/3/2008), menggiring para kandidat Bupati dan Wakil Bupati Bolmut untuk hadir.
Mereka diantaranya; Ir Hamdan Datunsolang, Drs Iskandar Lexi Gobel, Hi Reba Pontoh, Drs Iqbal Datunsolang, Drs Depri Pontoh, dan Drs Amin Lasena.
Peringatan Maulid Nabi Muhamad yang mengambil tema; Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah Untuk Menuju Bolmut Yang Mandiri dan Berbudaya, menghadirkan pembicara Prof Dr Hunggu Tadjudin Usup, dan Drs Asnawi Kula. Usup dalam pidatonya berharap agar Pilkada Bolmut tidak sampai memecah belah warga setempat.
‘’Jangan hanya karena Pilkada lalu masyarakat cerai berai,’’kunci Usup.
Disisi lain, acara yang juga dihadiri Ketua Dekab Bolmut, Karel ‘Antuleng’ Bangko, sejumlah anggota Dekab Bolmut, serta para Kadis, diselingi pemberian bantuan dari pihak Pemprov Sulut yang diserahkan anggota Deprov, Farid Lauma.
‘’Bantuan berupa uang tunai Rp 10 juta untuk pembangunan Masjid Mitsahul Janah,’’sebut Panitia, Sulaiman Kohongia dan Jamdin Lauma.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/view-article-657.html
Baca Selanjutnya...
Sunday, March 23, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 10:53 AM 0 comments
Antisipasi Eksodus Pemilih, Panwas Pilbup Bolmut diwarning
Boroko—Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, terbilang rawan eksodus pemilih.
Pasalnya, sebagai daerah pemekaran, batas wilayah Bolmut cukup berdekatan dengan wilayah Induknya, Bolaang Mongondow. Begitu pun, diujung Bolmut berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo.
Masyarakat di dua wilayah yang mengapit Bolmut, secara emosional cukup dekat. Hal ini sangatlah rawan akan ‘penyusupan’ pemilih dari dua wilayah yang mengapitnya. Kondisi ini sontak menjadikan beberapa aktifis dan tokoh masyarakat Bolmut mewarning personel Panitia Pengawas (Panwas) agar jeli melaksanakan tugas pengawasannya. ‘’Jangan hanya focus mengawasi tahapan Pilkada.
Tapi pada hari ‘H’nya nanti, pengawasan di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) supaya dimaksimalkan,’’kata Nur Radjak, seorang aktifis perempuan. Menurutnya, dengan kekuatan 5 personel, Panwas tentu akan kesulitan mengawasi TPS yang tersebar dengan jarak yang berjauhan.
Karena itu, ia mengusulkan pembentukan relawan Panwas yang bertugas di tingkat TPS. ‘’Harus dipikirkan pembentukannya dari sekarang, jangan sampai belakangan timbul masalah yang mempengaruhi hasil Pilkada,’’cetusnya.
Senada dengannya, tokoh masyarakat Hi Rayudin menegaskan, bahwa Panwas tidak boleh lengah. ‘’Harus ada lapis kedua di desa yang ikut mengawasi jalannya pemungutan suara dibawah nauangn Panwas,’’sarannya.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=641
Baca Selanjutnya...
Thursday, March 13, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 11:01 AM 0 comments
Panwas Pilkada Bolmut Dilantik
Boroko—Usai membentuk perangkat penyelenggara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbupwabup) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), dari tingkat Kecamatan hingga Desa, Selasa (11/3/2008) sekitar pukul 13.00 wita, 5 anggota Panitia Pengawas (Panwas) Pilbupwabup Bolmut, dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua PN Kotamobagu di ruang Paripurna Dekab Bolmut.
Mereka adalah; M Romli Salijo SH (unsur Kejaksaan), Ipda Andung Masi (unsur Kepolisian), Gandi Goma SH (unsur Perguruan Tinggi), Daud S. Mokodompis (unsur Tokmas), dan Rusdi Toana (unsure Pers).
Pengangkatan 5 personel Panwas Pilbupwabup Bolmut tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pimdekab Bolmut, Nomor 10 tahun 2008, tentang Panwas Pilbupwabup Bolmut Periode 2008-2013.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua Dekab Bolmut, Karel Bangko, Wakil Ketua, Drs Hi Arfa Buhang, Asissten II, Drs Asripan Nani MSi, Perwira Penghubung Polres Bolmut, Kompol Subagjo, para Kadis, Kaban, Kakan, dan camat se Bolmut. Disisi lain, beberapa warga yang hadir dalam acara tersebut berharap agar 5 personel Panwas itu bisa bekerja mengawasi jalannya tahapan Pilkada secara independen.
‘’Kalau ditemukan ada yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku, sikat saja. Pokoknya independensi lembaga pengawas harus dijaga,’’ harap Jargon Hassan, warga Bolmut.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=638
Baca Selanjutnya...
Tuesday, March 11, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 11:05 AM 0 comments
Makagansa Lantik 231 PPS Perangkat Pilkada Bolmut
Bolmut-Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Pilkada di kabupaten Bolmut, maka saat ini secara berlahan pemerintah kabupaten Bolmut mulai melaksanakan berbagai persiapan jelang Pilkada di Bolmut, antara lain pelantikan sebanyak 231 PPS (Panitai Pemungutan Suara) di 77 desa se kabupaten Bolaang Mongondow utara yang di pusatkan di kecamatan Bolaang Itang Barat. PPS di Bolmut sendiri memang telah selesai di bentuk, oleh KPU bahkan mereka telah di berikan pembekalan serta pelatihan dalam mengikuti dan mengawasi jalannya pemungutan suara.
Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bagian Humas Pemkab Bolmut yakni Abdul Maloho S.pd. ”Jadi dalam rangka melakukan berbagai persiapan jelang pelaksanaan Pikada kemarain Bupati telah melantik sebanyak 231 anggota PPS yang nantinya akan bertugas saat pemilihan mendatang,” Ujar Maloho Rabu (05/02/2008).
Namun sebelumnya pada Selasa (4/3/2008) Bupati juga melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Bintauna kunjungan kerja tersebut juga di hadiri oleh ketua DPR Bolmut dan jajaranya serta sejumlah kepala dinas dan badan di pemkab Bolmut.(ichat/am)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=637
Baca Selanjutnya...
Wednesday, March 5, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 11:07 AM 0 comments
Labels: Politik
Gobel-Buhang Diusung PDI-P
Bolmut—Pilkada di daerah otonom baru; Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tampaknya bakal mendahului Pilwako Kotamobagu.
Betapa tidak, Bolmut kini sudah punya pasangan tetap calon Bupati dan calon Wakil Bupati. Dua figure usungan PDI-P ini adalah Drs Hi Iskandar Lexi Gobel dan Moh Irianto Cristofel ‘Popo’ Buhang.
Gobel adalah birokrat senior yang pernah menjabat Sekot Bitung dan Asissten I Pemprov Sulut. Sedangkan Popo dikenal sebagai legislator Bolmong yang kini menduduki salah satu kursi Pimpinan Dekab Bolmut.
GOLKAR BIDIK DATUNSOLANG-PONTOH
Sementara itu, informasi yang dirangkum wartawan, bahwa Partai Golkar (PG) kini menjagokan Ir Hamdan Datunsolang dan Drs Depri Pontoh untuk diusung ke Pilkada Bolmut. Kendati Hamdan Datunsolang yang dibidik sebagai calon Bupati kini tengah menyelesaikan tugas Penjabat Bupati Gorontalo Utara, tapi Golkar optimis Datunsolang akan segera menuntaskan tugasnya April mendatang, sebelum Pilkada Bolmut digelar.
Depri sendiri tidak begitu rawan, karena saat ini bertugas di Bolmut menduduki jabatan eselon III. ‘’Rekan Karel Bangko selaku Ketua DPD PG Bolmut, pasti seiring dengan pemikiran kita,’’ujar Wakil Ketua DPD PG Bolmong Induk, Hi Herson Mayulu SIP.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=615
Baca Selanjutnya...
Wednesday, February 20, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 11:10 AM 0 comments
Pilkada KK -Bolmut Harus Diselenggarakan KPUD Pemekaran
Dua daerah baru di Bolmong menghendaki agar pemilihan kepala daerah definitif yang dijadwalkan medio tahun ini, harus ditangani oleh KPUD masing-masing. Dalam arti tidak boleh bergantung lagi kepada KPUD Bol-mong. Aspirasi masyarakat di kedua daerah baru itu, disampaikan lewat wakil rakyatnya masing-masing.
Di Kotamobagu, Ketua Dekot Hi Syamsudin K Moha BBA menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan walikota dan KPUD Bolmong serta KPUD Sulut, untuk menyusun panitia penjaringan anggota KPUD. Malah Kudji menegaskan, saat workshop di Jakarta pekan depan, seluruh wakil rakyat di KK akan diajak sowan ke KPU pusat terkait rencana pembentukan KPUD KK.
“Kami bertekad agar Pilkada KK harus ditangani oleh KPUD KK sendiri. Karena itu, kami berupaya untuk mempercepat pembentukannya,” tegas Kudji.
Penyampaian tersebut diperkuat oleh Ketua Komisi I Dekot Kotamobagu, Irwan R Thalib SSos, bahwa rencana penjaringan anggota KPUD KK bisa saja akan dilaksanakan akhir Januari ini. Adapun tim penjaring terdiri dari lima orang. Dua diusulkan oleh DPRD KK, dua oleh KPUD Propinsi dan satu lagi diusulkan oleh Walikota.
Sedangkan dari Bolmut, Wakil Ketua Dekab Christofel Popoo Buhang meneruskan aspirasi warganya bahwa wajib hukumnya bagi daerah pemekaran untuk membentuk KPUD sendiri guna menyelenggarakan Pilkada perdana. Selain itu, pertimbangan jauhnya jarak antara KPUD Bolmong yang ada di Kotamobagu dengan pusat pemerintahan Bolmut di Boroko yang bisa memakan waktu tempuh sampai empat jam, sangat tidak memungkinkan KPUD Induk menyelenggarkan Pilkada di Bolmut. Kalaupun itu tetap dipaksakan, dikhawatirkan akan menjadi kendala dalam pengendalian jalannya tahapan-tahapan Pilkada Bolmut.
“Sudah banyak desakan warga Bolmut agar KPUD segera dibentuk. Dan bagi kami, wajib hukumnya Bolmong Utara punya KPUD dan Panwas sendiri untuk menyelenggarakan Pilkada. Olehnya, Dekab Bolmut segera menyurat ke KPUD Propinsi Sulut serta semua pihak yang terkait seperti KPUD Bolmong Induk dan Bupati Bolmut, kiranya dapat segera berkoordinasi untuk pembentukan KPUD Bolmut,” tandas Buhang.
Ditegaskan, kasipnya waktu tidak boleh dijadikan kendala, karena semua sangat tergantung dengan itikad baik pemerintah. Makanya, Buhang yang juga Ketua DPC PDIP Bolmut menyerukan kepada semua pihak, agar jangan terkesan menunda-nunda proses seleksi KPUD Bolmut, dengan tujuan agar pada akhirnya warga Bol-mut pasrah Pilkada dilakasa-nakan saja oleh KPUD Induk.
“Kami minta agar pembentukan KPUD Bolmut tidak perlu ditunda-tunda, sebab pelantikan bupati dan wakil bupati definitif pun sudah harga mati untuk dilaksanakan pada bulan Mei. Demi rakyat, Dekab Bol-mut berkomitmen untuk tidak akan menunda-nunda pelaksanaan Pilkada. Sekali lagi, wajib hukumnya untuk menuntaskan tiga tugas pokok penjabat bupati selama satu tahun terhitung sejak 23 Mei 2007,” seru Buhang lagi.(tus)
Sumber: http://www.hariankomentar.com/arsip/arsip_2008/jan_09/lkBolmong001.html
Baca Selanjutnya...
Wednesday, January 9, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 5:29 PM 0 comments
Pimdekab Bolmut Dilantik
Akhirnya Pimpinan DPRD Bolmut resmi dikukuhkan dalam rapat paripurna pengambilan sumpah oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, AA Patria SH MHum janji Sabtu (01/12) di aula Pemkab Bolmut.
Tiga pimpinan DPRD (Pim-dekab) Bolmut ini ditetapkan lewat SK Gubernur Sulut Nomor 277 Tahun 2007 tentang Peresmian Pimdekab Bolmut.
Sebelumnya dibacakan SK Bupati Bolmut Nomor 170/26XI/2007, tentang permohonan bupati untuk pelaksanaan pengambilan sumpah, juga SK DPRD Bolmut Nomor 14/DPRD/II/2007 tentang penyampaian Hasil Pemilihan Pimdekab, oleh Sekwan Bolmut Yobert Moningka.
Bupati Bolmut, HR Makagansa, dalam sambutannya menyampaikan masih banyak lagi yang harus dikerjakan untuk merampungkan tugas yang diamanatkan oleh pemerintah pusat, di antaranya membahas penyusunan APBD dan pembuatan Perda (Peraturan daerah) sebagai acuan dasar untuk melangkah.(tr-03)
Sumber: http://www.hariankomentar.com/arsip/arsip_2007/des_04/bolmg02.html
Baca Selanjutnya...
Tuesday, December 4, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 5:56 PM 0 comments
Labels: Politik
4 Fraksi Bakal Usung Cawabup Bolmut
Kotamobagu—Perebutan kepemimpinan di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), bakal diramaikan dengan munculnya 4 paket Cabup/Cawabup.
Ini kian pasti, dengan bakal terbentuknya 4 Fraksi di dekab Bolmut masing-masing; F-PG, F-PPP, FPDIP, dan F-PBB yang notabene berpeluang mengusung jawaranya.
Sejauh ini, keempat fraksi ini belum vulgar mengelus jagoannya untuk bertarung di Pilkada. ‘’Agenda penting yakni pemilihan Pimdekab sudah di depan mata, kita focus sementara di agenda itu,’’ujar salah seorang petinggi PDI-P Bolmut sembari meminta namanya tak diberitakan.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=521
Baca Selanjutnya...
Monday, November 19, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 8:18 PM 0 comments
Labels: Politik
Bolmut Resmi Miliki 20 Legislator
Setelah Kabupaten Mitra, kini Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) merampungkan lembaga legislatifnya. 20 personel wakil rakyat di daerah pemekaran baru tersebut, resmi diambil sumpah di Aula Kantor Bupati Bolmut, Jumat (16/11) kemarin.
20 Anggota DPRD Bolmut ini disahkan lewat Surat Keputusan Gubernur Sulut Nomor 271 Tahun 2007, tertanggal 16 November. SK tersebut dibacakan Sekwan Bolmong Utara, Joubert Moningka di awal acara peresmian, disusul kemudian dengan pengam-bilan sumpah yang dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, Achmad Ardianda SH MHum.
Momentum bersejarah bagi Bolmut itu sendiri berlangsung meriah serta dipadati ratusan warga. Sebagian mereka adalah keluarga legislator yang baru diresmikan, sedangkan sebagian lagi datang untuk sekadar menjadi saksi sejarah. Sedangkan dari pemerintah sendiri, dihadiri langsung Penjabat Bupati Bolmut Drs HR Makagansa dan seluruh pejabat di jajarannya, berikut unsur Muspida Kabupaten Bolmong maupun Bolmong Utara. Terlihat pula sejumlah pejabat eselon II dari Pemkab Bolmong seperti Sekwan Hi Sonny Manoppo dan Kadis Infokom Ir Dwi Dharma.
Sementara itu, Gubernur Sulut dalam sambutan yang dibacakan Bupati Makagansa, menyampaikan pesan penting bahwa dengan terbentuknya lembaga legislatif perdana Bolmut, diharapkan mampu membangun kerjasama yang baik dengan pihak eksekutif yang telah dibentuk terlebih dahulu.
“Kami berharap eksekutif dan legislatif Bolmong Utara dapat menjalin kerja- sama yang baik, serta selalu bersatu dalam membangun daerah baru ini. Khusus kepada 20 anggota DPRD Bolmut yang baru diresmikan, saya mengucapkan selamat bertugas dan berkarya,” kata Makagansa mengutip sambutan gubernur.
Usai sambutan, Makagansa mewakili Gubernur Sulut juga melakukan penyematan pin secara simbolis kepada Karel Bangko yang mewakili anggota dewan pindahan dari Bol-mong, dan rekannya Vin Kapantouw sebagai anggota dewan baru dengan status pengisian.
Sementara itu, hal yang menarik bahwa beberapa saat usai peresmian, Sekwan DPRD Bolmut, Joubert Moningka juga turut membacakan surat keputusan tentang pengangkatan Karel Bangko sebagai Ketua Sementara Dekab Bolmut, dan Salim Bin Abdullah sebagai wakil sementara.
Penunjukan Bangko sendiri dianggap wajar, karena memang dia adalah Ketua DPD PG Bolmut yang notabene merupakan parpol pemilik kursi terbanyak di Bolmong Utara. Tetapi lain lagi dengan Salim. Soalnya, ada yang menilai penunjukan kepada Ketua DPD PPP Bolmut ini di luar prediksi semula, yang memproyeksikan Christofel Popo Buhang, Ketua DPC PDIP Bolmut.
Meski begitu, secara umum, proses peresmian Dekab Bol-mong Utara sekaligus pengesahan 20 legislator perdananya berjalan mulus dan meriah. Tak ada kendala yang berarti, bahkan usai acara, semua legislator berkumpul di rumah dinas Bupati Bolmut yang tak jauh dari kantor pemkab, untuk makan siang bersama.(tr-03/tus)
Sumber: http://www.hariankomentar.com/arsip/arsip_2007/nov_17/hl005.html
Baca Selanjutnya...
Saturday, November 17, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 8:28 PM 0 comments
Labels: Politik
Pascadilantiknya 20 anggota DPRD Bolmut
Tiga dari Empat Tugas Utama Penjabat Bupati Tuntas
Dilantik dan diambil sumpahnya 20 anggota DPRD Bolmong Utara setidaknya memberi kredit poin tersendiri bagi Penjabat Bupati Bolmong Utara, Drs HR Makagansa. Hal ini menjadi catatan sejarah tersendiri, di mana tiga dari empat tugas pokok Makagansa sebagai penjabat bupati tuntas sudah.
Ditemui sejumlah wartawan usai pelantikan 20 anggota DPRD Bolmut di Aula Kantor Bupati Bolmut Jumat (16/11), Makagansa mengaku gembira karena tiga dari empat tugas pokok dia selaku Penjabat Bupati Bolmut, dapat dijalankannya dengan baik.
Menurutnya ada empat agenda penting yang harus dikerjakannya sebagai penjabat bupati. Dan itu terlaksana semua, berkat dukungan masyarakat, jajaran Pemkab Bolmut dan Pemkab Bolmong.
“Tugas pokok pertama adalah pembentukan struktur pemerintahan, disusul tugas kedua yakni pengisian PNS dalam struktur yang baru dibentuk tersebut. Dan hari ini, tugas pokok ketiga baru saja selesai, yaitu pembentukan DPRD Bolmut. Kita pantas bersyukur, karena semua proses berjalan dengan baik tanpa kendala yang berarti,” tutur Makagansa.
Diakuinya juga ada satu tugas penting dan cukup berat di tahun mendatang di mana Pemkab Bolmut dan DPRD Bolmut akan berkonsentrasi pada pesta demokrasi perdana warga Bolmut pascapemekaran dari Pemkab Bolmong.
“Tinggal satu lagi tugas pokok dan cukup berat juga yang akan dirampungkan, yaitu pilkada bupati dan wakil bupati definitif Bolmut. Saya dan seluruh jajaran Pemkab Bolmut berharap, tugas yang terakhir ini akan berjalan sebagaimaan diharapkan. Tentu saja tak bisa lepas dari peran dan partisipasi seluruh elemen masyarakt Bolmut,” imbuhnya.
Seiring dengan peresmian wakil rakyat Jumat kemarin, Makagansa optimis kalau semua agenda pemerintah di pengujung tahun 2007 ini bisa dituntaskan. Terutama yang berhubungan dengan pemba-hasan dan penetapan APBD 2008.
“Kami sudah menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta semua kelengkapan dalam pembahasan APBD. Olehnya, setelah Dekab Bolmut menyelesaikan tugas-tugas internal, maka RAPBD sudah bisa disusun dan siap dibahas. Dijadwalkan, paling lambat 23 Desem-ber, APBD Bolmong Utara 2008 sudah dapat disahkan,” ungkap Makagansa optimis.
Selain pembahasan dan pengesahan APBD, Makagansa mengatakan banyak lagi tugas-tugas eksekutif dan legislatif yang perlu diselesaikan tahun ini. Di antaranya pembuatan perda-perda, lambang dan logo daerah sampai pada moto dan lagu daerah. “Semua itu akan ditetapkan bersama-sama dengan dewan, dan mudah-mudahan sudah bisa selesai awal 2008,” kunci dia.(tr-03)
Sumber: http://www.hariankomentar.com/arsip/arsip_2007/nov_17/lkBolmong001.html
Baca Selanjutnya...
Posted by coen husain pontoh at 6:01 PM 0 comments
Labels: Politik
7 Parpol Menghuni Dekab Bolmut
Kotamobagu—7 Partai Politik (Parpol) dipastikan mengirim utusannya untuk menduduki 20 kursi Dekab Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).
Mereka adalah Partai Golkar (8 kursi), PPP (3 kursi), PBB (3 kursi), PDI-P (3 kursi), PPNUI (1 kursi), PPD (1 kursi) dan PAN (1 kursi). Siapa para calon legislative yang direkomendasikan masing-masing parpol tersebut untuk duduk di kursi panas ini, masih disimpan KPUD Bolmong.
‘’Tunggu saja nanti, yang jelas setelah pleno KPUD, berita acaranya akan diserahkan ke Bupati Bolmut,’’ujar Ketua KPUD Bolmong, HD Makalalag.
Soal kapan pelantikannya, Makalalag menyatakan menunggu SK Gubernur Sulut.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=518
Baca Selanjutnya...
Tuesday, November 13, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 8:19 PM 0 comments
Labels: Politik
Dekab Bolmut Dipastikan Miliki 4 Fraksi
Kotamobagu—Pelantikan anggota Dekab Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tinggal menunggu hasil pleno KPUD Bolmong yang digelar Senin (12/11/2007).
Hasil pleno tersebut kemudian diserahkan ke Bupati Bolmut, Drs HR Makagansa, dan selanjutnya diteruskan Makagansa ke Gubernur Sulut, Drs Sinyo Harry Sarundajang guna keluarnya SK pelantikan.
‘’Jadi setahap lagi pelantikan anggota Dekab Bolmut,’’ujar legislator Bolmong, Drs Hi Arfa Buhang yang direkomendasikan mengisi Dekab Bolmut.
Menarik disimak jelang dilantiknya anggota Dekab Bolmut tak lain adalah perburuan empat fraksi yang dipastikan terbentuk di parlemen tersebut untuk merebut posisi Pimpinan Dewan Kabupaten (Pimdekab).
Diketahui, Partai Golkar yang memiliki 8 kursi dari 20 kursi dekab, dipastikan bakal menduduki kursi Ketua Dekab. 3 fraksi lainnya yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), berburu kursi Wakil Ketua (Waket) dekab.
Informasi yang berkembang, PG yang menguasai hampir setengah kekuatan di dekab Bolmut, menjadi penentu. Tak pelak, 3 parpol ini berjuang habis-habisan untuk mencuri perhatian Golkar.
‘’Pokoknya, siapa dari 3 parpol ini yang berhasil menggaet fraksi Golkar maka game over,’’tukas Ketua DPD PG Bolmut, Karel Bangko.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=516
Baca Selanjutnya...
Monday, November 12, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 8:20 PM 0 comments
Labels: Politik
Alkatiri: PPP KK, Bolmong, Bolmut tak Ada Masalah
Ketua DPW PPP Sulut, Ir Jafar Alkatiri MM, Selasa (30/10) kemarin, dalam sambutan pelaksanaan Muscab DPC PPP Bolmut, mengatakan tidak ada persoalan dalam internal PPP, baik di DPC KK, Bolmong maupun Bolmut.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung kepada para peserta dan undangan di Desa Buko Kecamatan Pinogaluman.
Muscab yang perdana ini digelar dihadiri juga oleh pengurus DPW masing masing Wakil Ketua I, Hamsa Tubagus SH, dan Sekretaris DPW PPP Suharto Karim SE, bersama Korwil PPP Kawasan Bolmong, Mustakin M.
Ia pun juga menambahkan, bahwa persolan yang terjadi adalah dinamika dalam perpolitikan yang berdemokrasi. Penyampaian tersebut juga disaksikan oleh Bupati Bolmut, Drs HR Makagansa yang diwakili Asisten I Drs Iqbal Datunsolang, unsur Muspida Bolmong, Muspika Kecamatan Pinogaluman dan Ketua DPC PDIP Bolmut Christofel Poopo Buhang.
“Tidak ada persoalan pada DPC PPP Bolmong, KK dan Bolmut. Ini adalah intruksi dari PPP Pusat,” tegas Alkatiri yang disambut aplaus oleh para peserta dan undangan.
Dari amatan langsung harian ini, pelaksanaan Muscab DPS PPP Bolmut berjalan secara hikmat, dan Muscab tersebut telah mengusung tiga kandidat calon Ketua DPC PPP Bolmut, yakni Salim Bin Abdullah, Ferdy Pontoh dan Wahab Lakoro. Dari bisikan yang sempat beredar dari kalangan peserta, kandidat yang paling kuat adalah Salim Bin Abdullah.(tr-03)
Sumber: http://www.hariankomentar.com/arsip/arsip_2007/okt_31/bolmg02.html
-------------
Baca Selanjutnya...
Wednesday, October 31, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 6:09 PM 0 comments