Pontoh: Cerminan Wakil yang tak Merakyat
Ketua Komisi III DPRD Bolmut, Yus Pontoh menegaskan anggaran mobnas senilai Rp 6,9 miliar adalah indikator rendahnya rasa kepedulian kalangan eksekutif dan legislatif Bolmut. Pernyataan lantang itu disuarakan Pontoh menyikapi tingginya permintaan pengadaan mobil dinas (mobnas) oleh pejabat dan legislator Bolmut.
Meski ‘orang dalam’ Dekab, menurut Pontoh ia tak setuju hal tersebut. Ia ingin Bolmut berkembang sebagaimana Kabupaten Jembrana, Bali, yang baru-baru ini dikunjungi kalangan legislator. Di sana, ia melihat hampir semua pejabat daerah menggunakan fasilitas negara yang tidak mewah dan terkesan apa adanya. Padahal, PAD Jembrana yang mengutamakan aspek retribusi pertanian dan kelautan itu jauh lebih besar dari PAD Bolmut.
“Terbalik dengan pejabat kita, pembangunan belum jalan, sudah menuntut mobnas yang harganya Rp 250 juta per unit. Itu cerminan wakil rakyat yang tak merakyat,” beber kader Partai Golkar.
Hal senada disampaikan Ketua Fraksi PDIP, Nany Riswani Topayu. Dikatakan, tidak sepatutnya pejabat daerah bersikap seperti itu. Sebab masih banyak hal yang harus menjadi perhatian, seperti pelayanan obat gratis dan pendidikan murah.
“Bolmut mengoleksi mayoritas masyarakat miskin,” tegasnya.(fai)
Klik sumber
Baca Selanjutnya...
Tuntutan pengadaan mobnas eksekutif-legislatif
Monday, March 31, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 7:58 PM 0 comments
Labels: Ekonomi
Semen Tembus Rp. 67 Ribu per Sak
Selain Mahal, Stoknya Kurang
BOROKO - Kelangkaan semen jadi permasalahan krusial di Bolmut. Hampir 2 bulan terakhir ini, bahan campuran pasir ini, semakin sulit diperoleh, bahkan tidak ada stok sama sekali. Imbasnya warga yang sementara membuat rumah, atau merencanakan membuat bangunan, dengan sangat terpaksa harus menghentikan sementara pengerjaannya.
Informasi yang dirangkum koran ini menyebutkan, harga semen mencapai Rp. 67.500 per sak merk Tonasa, dan Tiga Roda. Sudah harganya selangit, ternyata sangat sulit mendapatkan semen di pasaran.
"Depe cara kurang tunggu, semen ada baru kase trus itu plester WC deng Kamar Mandi," ujar Anto, warga Bintauna yang sedang melakukan rehab rumah.
Sementara itu, sejumlah pemilik toko mengatakan, kelangkaan semen disebabkan, tidak adanya stok dari Bitung. Kondisi ini mulai terjadi sejak 2 bulan terakhir ini.
"Biasa tiap kali mo pi ba angka di Bitung pasti ada stok, tapi skarang kosong," ungkap salah seorang penjual bahan bangunan.
Sementara itu, wakil Ketua Dekab, MI Christofel Buhang SSos, meminta instansi teknis agar bisa mencarikan solusi masalah kelangkaan semen. (usa)
Sumber: http://www.mdopost.com/
Baca Selanjutnya...
Saturday, March 29, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 5:23 PM 0 comments
Labels: Ekonomi
Pertambangan Operasi PT SHS Berlanjut
SEMPAT menimbulkan polemik di tengah masyarakat, hasil final terkait survey tambang emas Tuntung, Kecamatan Pinogaluman, yang dilakukan PT Suma Heksa Sinergi (SHS), diputuskan untuk terus dilanjutkan. Ini setelah tim gabungan pencari fakta (TGPF), yang terdiri pihak eksekutif, legislatif, Polri, dan masyarakat, kemarin (18/3) mengumpulkan data dan fakta di lapangan.
"Hasilnya PT SHS, tetap melakukan survey," ungkap Drs H Raksasa Mamonto, dan M Rudy Mokoginta SE MTP, personil TGPF.
Penyelidikan umum yang dilakukan PT SHS tetap dilanjutkan dengan ketentuan: perusahan bersama warga membuat tim terpadu yang akan melaksanaan pemetaan lahan warga di lokasi penyelidikan umum; apabila ada warga yang memiliki lahan di lokasi penyelidikan umum dan tidak memberikan izin, maka kahan itu tidak akan disurvey; apabila ada permasalahan lahan di kemudian hari, maka tim terpadu bertanggungjawab atas permasalahan lahan yang dimaksud; apabila terjadi kerusakan lingkungan yang disebabkan karena penyelidikan umum, maka PT SHS bertanggungjawab, dan izin penyelidikan umum dicabut atas nama hukum; tidak ada lagi pemahaman masyarakat yang pro-kontra terhadap pelaksanaan kegiatan penyelidikan umum di Tuntung. (usa)
Sumber: http://www.mdopost.com/
Baca Selanjutnya...
Posted by coen husain pontoh at 5:22 PM 0 comments
Labels: Ekonomi
PNPM Disambut Hangat Warga Bolmut
Boroko—Sosialisasi tentang Proyek Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Bolmut terus dilaksanakan. Selasa (25/3/2008), giliran Boroko Timur mendapat kunjungan tim PNPM.
Informasi yang dirangkum menyebutkan, setelah tahapan sosialisasi akan dilanjutkan dengan pelatihan kader pelaksana kegiatan di tingkat desa. ‘’Mereka nantinya akan melakukan penggalian gagasan di masyarakat.
Di fase ini akan terukur apa kegiatan yang pas dilaksanakan di wilayah itu,’’terang personel PNPM Bolmut, Ridwan Aras. Kegiatan PNPM sendiri meliputi pembuatan jalan, jembatan dan simpan pinjam perempuan (SPP).
Sangadi Boroko Timur, MR Buhang menilai, kegiatan PNPM benar-benar dibutuhkan masyarakat. ‘’Karena melalui proses penggalian gagasan di masyarakat, maka kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan tepat sasaran,’’ucapnya.
Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Bolmut, Drs Hi Depri Pontoh yang dikonfirmasi mengatakan, bahwa sosialisasi PNPM telah dilakukan sejak bulan lalu di 6 kecamatan yang tersebar di Bolmut. ‘’Sosialisasi sangat penting, agar masyarakat siap menerima PNPM, dan yang penting adanya pengawasan, kontrol harus jalan,’’pungkas Pontoh.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/view-article-662.html
Baca Selanjutnya...
Wednesday, March 26, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 10:45 AM 0 comments
Labels: Ekonomi
Kontraktor Lokal Bolmut Minta Diberdayakan
Boroko—Sejumlah kontraktor local meminta pihak Pemkab Bolmut agar mau memberdayakannya.
Para kontraktor lokal ini menyatakan siap untuk memenuhi segala persyaratan lelang. ‘’Kami minta kontraktor local diberdayakan menangani proyek, sepanjang memenuhi persyaratan, kenapa tidak,’’kata Dedi Dumbela kontraktor dari Pinogaluman, Bolmut.
Rekan Dedi, Saiful Ambarak ikut menyatakan kalau kontraktor local siap mengikuti tender proyek, asalkan dilakukan secara fair. ‘’Kami siap ikuti proses tender, asal itu fairplay,’’tambahnya. Mereka juga berharap, khusus proyek yang masuk di wilayah Pinogaluman supaya ditangani langsung kontraktor setempat.
Alasannya, tanggung jawab moral akan lebih terpatri. ‘’Kita tak hanya mengejar waktu penyelesaian proyek, lebih dari itu kualitas proyek kita utamakan, karena ini wilayah kita sendiri,’’pungkas keduanya.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=653
Baca Selanjutnya...
Friday, March 21, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 10:58 AM 0 comments
Labels: Ekonomi
Warga Tuntung Ijinkan PT SHS Lanjutkan Survey
Boroko—Star awal survey tambang emas PT Suma Heksa Sinergy (SHS) di Desa Tuntung, Kecamatan Pinogaluman, Bolmut, yang sempat terhenti sekitar satu bulan lantaran mendapat penolakan dari warga setempat, berakhir happy.
PT SHS diijinkan untuk melanjutkan survey tambang emas di kawasan tersebut, menyusul hasil tim pencari fakta yang terdiri dari eksekutif dan legislative, yang mana menemukan bukti mendukung bahwa survey penelitian PT SHS dapat dilanjutkan.
Disisi lain, tercapai pula kata sepakat antara warga Tuntung untuk menerima kehadiran pihak perusahaan melakukan survey di wilayah itu. PT SHS melalui Jasman Biahimo mengatakan, bahwa jika hasil survey nanti menunjukan kawasan itu mengandung material, maka akan dilanjutkan ke tahap berikutnya yakni ekplorasi dan eksploitasi. PT SHS, kabarnya adalah perusahaan yang bergerak di pertambangan emas. Manajemen telah melengkapi semua perijinan yang terkait dengan kegiatan perusahaan yang mengambil lokasi itu di Desa Tuntung, Kecamatan Pinogaluman, Bolmut.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/view-article-655.html
Baca Selanjutnya...
Posted by coen husain pontoh at 10:55 AM 0 comments
Labels: Ekonomi
Kimpraswil Bolmut Lelang 22 Paket Proyek Berbandrol Rp 40 Miliar
Boroko—Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus dipacu. Daerah yang baru mekar dari Induknya, Bolaang Mongondow ini, terus mencatatkan diri maju selangkah dibanding daerah seumurnya; Kota Kotamobagu (KK) Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dan Minahasa Tenggara (Mitra).
Buktinya, Rabu (12/03/2008), pihak PU Kimpraswil Bolmut telah melelang 22 paket proyek yang Meliputi Kebina margaan yakni pembuatan jalan, Cipta Karya; drainase dan trotoar, serta Pengairan dimana akan dibangun irigasi.
Kepala Dinas PU Kimpraswil Bolmut, Ir Farry Liwe yang dihubungi per telepon mengatakan, pekerjaan proyek tersebut akan dikebut. ‘’Total anggarannya sekitar Rp 40 miliar,’’ungkapnya.
Sementara itu, sejumlah warga meminta agar pekerjaan 22 paket tersebut diawasi semua pihak. ‘’Semua kita berharap pelaksanaannya rampung, tepat waktu, dan tentu saja kualitasnya baik. Jadi semua elemen masyarakat harus turut memantaunya,’’ujar Abdurahman M, warga Bolmut kepada wartawan.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=640
Baca Selanjutnya...
Wednesday, March 12, 2008 | Posted by coen husain pontoh at 11:04 AM 0 comments
Labels: Ekonomi
Warga Diimbau Dukung Peremajaan Kelapa
RENCANA Pemkab Bolmut, melalui Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan, serta Kantor Lingkungan Hidup, yang akan melakukan penanaman 3000 pohon kelapa, merupakan salah satu langkah bijak. Meski demikian, ada juga yang berharap, penanaman ini bukan hanya seremonial belaka.
"Torang pe harapan bibit kelapa, disalurkan dan ditanam dengan benar, sehingga mampu mengimbangi penebangan yang kian marak. Sebab saat ini peremajaan tak sebanding dengan penebangan," ujar Kasdi Unononga, warga Pinogaluman.
Kepala Kantor Lingkungan Hidup Alex Saranaung SP MSi menjelaskan, penanaman 3000 pohon bibit kelapa akan dikawal, hingga realisasi tanam di lapangan. Ia juga meminta kepada warga untuk ikut menjaga, memelihara, dan merawat kelapa yang akan ditanam nanti. "Program ini akan berhasil, jika didukung sepenuhnya oleh seluruh warga Bolmut," pungkas Alex. (usa)
Sumber: http://www.mdopost.com/
Baca Selanjutnya...
Saturday, August 25, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 8:44 PM 0 comments
Labels: Ekonomi
10 Milyar Untuk Bolmut Bermasalah
Rabu, 22 Agustus 2007 19:04:06
Kotamobagu—Bupati Bolmong, Hj Marlina Moha Siahaan melalui juru bicaranya Drs Hi Yahya Fasa mengakui bahwa dan hibah Bolmong Induk ke Pemkab Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) sebesar Rp10 miliar, belum cair. “Ada mekanisme pencairannya. Jadi tidak serta merta dan sekaligus,” ujar Hi Yahya Fasa.
Pria yang kini juga menjadi Plt Kabag Humas Pemkab Bolmong ‘memback up’ Asripan Nani yang kini bolak-balik Kotamobagu-Bolmut—karena tugasnya sebagai Asisten II Pemkab Bolmut—menerangkan bahwa dana hibah tersebut akan dicairkan setengah-setengah.
‘’Jadi, dari Rp 10 miliar yang dihibahkan Induk, pencairan-nya dilakukan dalam dua tahap masing-masing sebesar Rp5 miliar,” terangnya.
Bagaimana dengan dana hibah Rp5 miliar dari Provinsi? Alumni Stikom Manado ini menyatakan bahwa Bolmut dan Kota Kotamobagu (KK) sama-sama mendapatkan dana itu dari Provinsi dengan jumlah yang sama.
‘’Tapi, saya belum tahu bagaimana mekanis-menya, apakah Provinsi serahkan dulu ke Induk atau langsung ke Bolmut dan KK, belum tahu,” tambahnya.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/view-article-440.html
Baca Selanjutnya...
Wednesday, August 22, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 1:24 PM 0 comments
Labels: Ekonomi
Dana Hibah Induk ke Bolmut Rp 10 M, Belum Cair
Kotamobagu—Bupati Bolmong, Hj Marlina Moha Siahaan melalui juru bicaranya Drs Hi Yahya Fasa mengakui bahwa dan hibah Bolmong Induk ke Pemkab Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) sebesar Rp 10 miliar, belum cair.
‘’ Ada mekanisme pencairannya. Jadi tidak serta merta dan sekaligus,’’ujar Hi Yahya Fasa. Pria yang kini juga menjadi Plt Kabag Humas Pemkab Bolmong ‘memback up’ Asripan Nani yang kini bolak-balik Kotamobagu-Bolmut—karena tugasnya sebagai Asisten II Pemkab Bolmut—menerangkan bahwa dana hibah tersebut akan dicairkan setengah-setengah.
‘’Jadi, dari Rp 10 miliar yang dihibahkan Induk, pencairannya dilakukan dalam dua tahap masing-masing sebesar Rp 5 miliar,’’terangnya. Bagaimana dengan dana hibah Rp 5 miliar dari Provinsi? Alumni Stikom Manado ini menyatakan bahwa Bolmut dan Kota Kotamobagu (KK) sama-sama mendapatkan dana itu dari Provinsi dengan jumlah yang sama. ‘’Tapi, saya belum tahu bagaimana mekanismenya, apakah Provinsi serahkan dulu ke Induk atau langsung ke Bolmut dan KK, belum tahu,’’tambahnya.(jd/sk)
Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=420
Baca Selanjutnya...
Friday, August 3, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 1:34 PM 1 comments
Labels: Ekonomi
BPN Delegasikan Personel ke Bolmut
Untuk membantu masyarakat Bolmut dalam menyelesaikan hal-hal terkait pemilikan tanah, Badan Pertanahan Negara (BPN) Bolmong, mendelegasikan seorang personel di daerah otonomi baru ini. Delegasi ini juga akan bertugas untuk merintis pembentukan kantor perwakilan BPN di Bolmut.
Dijelaskan Kepala BPN Bol-mong, Ign Dwi Priyo, langkah antisipatif itu dilakukan berdasarkan petunjuk dari Kanwil BPN Propinsi.
“Harus diakui, Bolmut itu jauh dari Bolmong. Sehingga untuk lebih mendekatkan pelayanan, kami mengutus perwakilan di sana. Yang juga akan mempercepat pembentukan kantor perwakilan BPN Bolmut,” terang Priyo.
Mengingat pemerintah dae-rah merupakan mitra kerja BPN, Priyo menegaskan pihaknya tentu saja akan berkoordinasi dengan Penjabat Bupati Bolmong Utara, Drs HR Makagansa, pada saat membuka kantor perwakilan. Ia pun berharap, niat baik ini mendapat respons positif dari pemerintah dan masyarakat Bolmong Utara.
“Apalagi sekarang ini sedang ada proses pembebasan tanah yang akan dijadikan areal perkantoran pemerintah. Sehingga kantor perwakilan BPN di Bolmut praktis akan sangat dibutuhkan. Kami juga meminta dukungan pemerintah dan masyarakat agar Kantor BPN bisa terwujud di Bolmut,” akunya.(tus/*)
Sumber: http://www.hariankomentar.com/arsip/arsip_2007/jul_20/bolmg03.html
Baca Selanjutnya...
Friday, July 20, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 6:12 PM 0 comments
Labels: Ekonomi, Pertanahan
Dikabarkan berhasil lobi dana Rp 60 M di pusat
Makagansa Terus Tuai Dukungan Warga Bolmut
Malah Makagansa terus menuai simpati dan dukungan dari warganya, sebagaimana disampaikan Plh Ketua Banser Bolmut, Iqbal Durant dan Komandan Bansernya, Abdul Salam Lauma. Intinya, mereka meminta agar Makagansa dan kabinetnya diberi kesempatan bekerja membangun Bolmut.
Disampaikan keduanya, sebagai bukti bahwa Makagansa diterima baik oleh warga Bolmut adalah, sampai sekarang wilayah Bolmut tetap tenang-tenang saja. Untuk itu, keduanya meminta kepada semua pihak, terutama kepada mereka di luar Bolmut, agar tidak perlu memprovoaksi atau sengaja menciptakan suasana tidak kondusif di Bolmut.
“Berikan kesempatan kepada Makagansa dan kabinetnya un-tuk bekerja. Sebab Bolmut kini sedang menghadapi tantangan besar dalam upaya merealisasikan berbagai program pembangunan untuk mencapai cita-cita pemekaran,” ungkap ke-duanya.
Disampaikan juga, lebih dari 1.400 personel Anshor dan Banser Bolmut di enam keca-matan di Bolmut siap mengawal dan membantu pengamanan terhadap pemerintahan yang sedang dijalankan Makagansa dan semua anggota kabinetnya. Mereka juga membantah keras kalau kabinet Makagansa menabrak aturan.
Sebab sangat jelas dalam aturan tentang porsi pejabat di Bolmut, yakni 40 persen dari Kabupaten Induk, 40 persen dari daerah pemekaran dan 20 persen dari propinsi dan daerah lainnya.
“Jadi bohong besar, kalau ada yang mengatakan Makagansa telah menabrak aturan. Ini ter-kesan ada ketakutan, kalau nan-tinya Bolmut akan lebih maju dari daerah lain di Bolmong. Jadi sebaiknya masing-masing kita tahu diri, dan mengurus saja daerah masing-masing,” imbuh keduanya.
Dukungan dan simpati kepada Makagansa dan kabinetnya di-kumandangkan juga oleh legislator Bolmong asal Bolmut, Salim Bin Abdullah.
Salim dengan tegas meminta kepada semua pihak agar tidak perlu mempersoalkan kabinet Makagansa, melainkan memberikan saja kesempatan kepada kabinetnya untuk membuktikan bahwa mereka mampu membangun Bolmut menjadi lebih baik dari sekarang.
“Kami tetap mendukung dan menerima Makagansa bersama kabinet yang baru dilantiknya. Warga Bolmut menerima dengan lapang dada dan tangan terbuka, semua pejabat yang dilantik Makagansa. Karena mereka datang untuk membangun daerah kami,” tutur legislator PPP asal Kecamatan Pinogaluman ini.
Begitupun dengan Vinka Pantouw dari Ikatan Kekeluargaan Kristiani Bolmong Utara yang juga adalah Bendahara DPD PG Bolmut, mengingatkan kepada semua pihak menghen-tikan semua polemik soal Makagansa dan kabinetnya.
Pada bagian lain, sumber resmi harian ini di Bolmut yang meminta namanya tidak dikorankan, mengungkap bahwa sebagai bukti keseriusan Makagansa membangun Bolmut, kini ia dan kabinetnya sedang melobi dana di pusat. Dan pemerintah pusat telah menjanjikan untuk mengucur-kan Rp 50 M sampai 60 M buat Bolmut pada APBN Perubahan nanti.
“Sekarang kita tinggal menjaga kondusivitas Bolmut, agar pemerintah pusat tetap merealisasikannya. Ini bukti keseriu-san Makagansa untuk memajukan Bolmong Utara,” ungkapnya.(tus)
Sumber: http://www.hariankomentar.com/arsip/arsip_2007/jul_14/lkBolmong001.html
Baca Selanjutnya...
Saturday, July 14, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 1:44 PM 0 comments
Labels: Ekonomi
Bappeda Bolmut Lakukan Agenda Prioritas
Meski belum sepekan dilantik, Kepala Bappeda Kabupaten Bolmut, Drs Hi Najib Pontoh secara umum sudah merancang agenda yang berskala prioritas sebagai acuan untuk membangun Bolmut. Menurut Pontoh, program yang akan dilakukan di antaranya pembentukan dan penyusunan struktur di bidang pe-merintahan dan pengisian pejabat mulai dari eselon II, III, IV serta staf adalah yang paling utama agar roda kepemerintahan mulai berjalan.
“Kami juga akan memfasilitasi Pak Bupati untuk pembentukan Dekab Bolmut sampai pada penyelenggaraan pemilihan Bupati serta Wakil Bupati Bolmut yang definitif,” ungkap Pontoh.
Dikatakannya, khusus perencanaan makro Bapeda Bolmut akan segera melakukan penyusunan dokumen pembangunan daerah yang mengacu pada RPJM nasional juga RPJMD. Kemudian tata ruang wilayah serta data base atau profil Kabupaten Bolmut juga masuk dalam agenda prioritas.
Mantan Kepala Bidang Pe-rencanaan Percepatan Pembangnan Ekonomi Bappeda Propinsi Gorontalo ini, juga memprioritaskan bidang pembangunan ekonomi yang akan mengoptimalkan pemanfa-atan lahan pertanian melalui intensifikasi pertanian. Se-hingga dengan sendirinya dapat meningkatkan produksi pertanian dan produktivitas pertanian juga perkebunan yang akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Bol-mut.(tus/*)
Sumber: http://www.hariankomentar.com/arsip/arsip_2007/jul_12/bolmg03.html
Baca Selanjutnya...
Thursday, July 12, 2007 | Posted by coen husain pontoh at 9:36 PM 0 comments
Labels: Ekonomi