Showing posts with label Infrastruktur. Show all posts
Showing posts with label Infrastruktur. Show all posts

Listrik Masuk Tanjung Dulang 
PLTS Segera Dibangun

BOROKO - Kabar gembira bagi warga Desa Solo (Tanjung Dulang) Kecamatan Kaidipang. Setelah penantian cukup panjang, jaringan listrik yang diidam-idamkan, akhirnya akan segera dibangun.

"Janji pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) akan memprioritaskan Tanjung Dulang, agar disediakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), segera direalisasikan, kemarin (18/3) tim dari Kementrian PDT telah melakukan survey terkait pembangunan PLTS," tegas Asisten II Drs Asripan Nani MSi.


Eko Paendong, staf dari Kementrian PDT mengatakan, setelah dilakukan survey, Tanjung Dulang memenuhi segala kriteria yang disyaratkan untuk pembangunan PLTS, antara lain, tidak ada jalan darat (harus via laut), kondisi desa masih sangat sederhana, dan terpenting di desa tersebut, tersimpan prospek ekonomi yang cukup besar, tapi terkendala dengan jaringan listrik.

"Setelah kami survey, diprediksikan 25 tahun ke depan desa tersebut tidak bisa dimasuki jaringan listrik dengan tenaga Diesel," ungkapnya. 
Dikatakannya, pembangunan PLTS sementara dalam proses tender di Jakarta, dengan sumber dana APBN 2008. Direncanakan setelah proses tender selesai, Juni 2008 ini akan segera dibangun. Khusus Tanjung Dulang akan dibangun 40 unit, dimana masing-masing rumah terdiri dari 2 mata lampu, dengan satu stop kontak.

"Setelah disurvey, kebutuhan listrik di Tanjung Dulang sudah mendesak, karena potensi ekonomi sangat tinggi untuk dikembangkan," pungkasnya. (usa)

Sumber: http://www.mdopost.com/
Baca Selanjutnya...

Jalan Ollot-Paku Rusak



BOROKO - Memprihatinkan. Kata inilah yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi jalan Ollot dan Paku Kecamatan Bolangitang Barat.

Pantauan Manado Post, aspal halua yang menutupi badan jalan tersebut, sebagian besar sudah terangkat. Sehingga yang terlihat hanyalah hamparan pecahan batu gunung yang tajam. Bahkan pada beberapa titik, aspal halua plus batu tersebut sudah 'almarhum' sehingga yang nampak hanyalah jalan beraspalkan tanah, dan debu. 
Bukan hanya itu, di beberapa titik juga telah terbentuk lubang yang melebar, dengan kedalaman 10-20 centi meter. Akibat kondisi ini jalan yang demikian, jika tidak hati-hati bisa jadi pemicu, kecelakaan.

"Torang di sini, biar so hafal itu kondisi jalan, mar memang dasar jalan rusak, tetap juga jaga tacolo," ujar warga setempat.


Warga juga mengeluh, dengan musim panas yang sementara berlangsung, begitu ada mobil yang melintas, debu yang beterbangan, sangat banyaknya. Sehingga jadi salah satu faktor pemicu, timbulnya Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

"Jangankan oto, motor saja yang lewat, itu abu kurang dapa tako," katanya.


Sementara itu Pemkab Bolmut tidak akan menutup mata dengan kondisi jalan sekarang. Namun untuk pembangunannya akan dilaksanakan bertahap. "Sebagai kabupaten baru, ada skala prioritas yang harus segera diselesaikan," kata Kabag Humas Abdul N Maloho SPd.

"Yang pasti pemerintah akan memberikan yang terbaik," pungkas Maloho. (usa)


Sumber: http://www.mdopost.com/ Baca Selanjutnya...

Pembebasan Lahan Perkantoran Bolmut Tarik Ulur

Boroko—Pembebasan lahan untuk pembangunan kantor Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) di Boroko, hingga kini masih tarik ulur.

Ini karena masyarakat pemilik lahan bersikukuh pada harga tanah Rp 35 ribu/meter. Sementara, pihak Pemkab Bolmut hanya mampu menyediakan Rp 3500/meter. Asissten I Pemkab Bolmut, Drs Iqbal Datunsolang mengatakan, dana yang tersedia untuk pelepasan status lahan guna pembangunan kantor tersebut, sangat minim.

‘’Jadi, Pemkab hanya mampu membayar Rp 3500/meter,’’ungkapnya.

Sudah terpikir untuk mencari lahan baru yang lebih murah?, mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Bolmong ini tak menepisnya. Namun, lokasi yang tengah diupayakan pembebasannya cukup layak dijadikan kawasan perkantoran. Kendati, masih cukup tersedia kawasan yang tak kalah strategisnya.

‘’Masih diupayakan di area itu,’’ imbuhnya.(jd/sk)

Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=577 Baca Selanjutnya...

Bendungan Sangkub Serobot Lahan Warga

Bolmut—Pembuatan bendungan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang disebut-sebut terbesar di Kawasan Indonesia Timur (Katim), ternyata masih menyisakan masalah ganti rugi lahan seluas 100 hektar. Lahan milik warga Pangkusa, Bolmut ini, sebagaimana dilaporkan warga setempat, sama sekali belum di ganti rugi pihak perusahaan kontraktor, yakni PT Waskita.

Sebelum pembuatan bendungan dimulai 2005 silam, 100 hektar lahan milik warga Pangkusa yang kena proyek tersebut, dijanjikan akan diganti rugi sebesar Rp 5 juta per hektar.

‘’Itu diluar tanaman, pohon kelapa dihitung Rp 75/pohon,’’ ujar salah seorang pemilik lahan.

Tapi apa lacur, jangankan ganti rugi, batang hidung kontraktornya pun hingga kini tak kelihatan. Warga akhirnya mengadukan kasus ini ke wakil rakyat Bolmong di Deprov Sulut, Benny Ramdhani yang langsung meminta warga mengumpul data dan membuat laporan tertulis yang ditujukan ke Gubernur dan DPRD Sulut.

Kadis PU Kimpraswil Bolmong, Ir Farry Liwe yang dihubungi disela kunjungan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT), Lukman Edy mengatakan, karena Bolmut adalah Kabupaten baru, maka pihaknya sementara menginventarisir persoalan masyarakat di daerah yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo itu.

‘’Menyangkut proyek yang masuk, setahu kami ganti rugi lahan itu adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah Kabupaten Bolmong Induk,’’ terangnya. Nah lho.(jd/sk)

Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=526 Baca Selanjutnya...

Awal 2008, Jalan Bolmut Hotmix

Senin, 03 Desember 2007 17:54:05 Klik: 121

Bolmut—Semangat para pejabat di daerah Bina Dou (sebutan Bolaang Mongondow Utara, red) dalam mengebut pembangunan di daerah otnom baru yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo itu patut diacungi jempol.

Tak kecuali Kepala Dinas PU Kimpraswil Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Ir Farry Liwe. Dihubungi wartawan per telepon disela kunjungan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PPDT), Lukman Edy, baru-baru, ia menegaskan bahwa mulai Januari 2008 nanti, pihaknya akan segera action melaksanakan pembangunan di Bolmut.

‘’Awal 2008, jalan di Bolmut akan di hotmix,’’akunya bersemangat.

Tak itu saja, kantor Bupati Bolmut sesuai master plan yang dibuat melibatkan pakar dan ahli semua bidang, juga akan segera dibangun. ‘’Lokasi kantor Bupati terletak di jalur trans Sulawesi , biar symbol dan identitas daerah terlihat jelas,’’ tambahnya. Sesuai perencanaan, bangunan kantor Bupati Bolmut akan dibuat bertingkat.

Menurut Liwe, telah diperhitungkan bahwa di lokasi perkantoran tersebut tak hanya fisik bangunan yang bakal berdiri. ‘’Tentu instalasi listrik, PAM, drainase, TPA dan sebagainya sebagai factor utama pendukung bangunan perkantoran juga akan ikut dibangun,’’paparnya sembari menambahkan sekitar Rp 2 milyar akan mampu menghadirkan kantor Bupati Bolmut.(jd/sk)

Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=524 Baca Selanjutnya...

Ibukota Prioritas Pembangunan

BOROKO - Bagi warga Boroko, ini merupakan kabar gembira. Namun, bagi mereka yang di luar ibukota Bolmut, nampaknya ini merupakan berita kurang mengenakan. Mengapa? Dalam hal pembangunan, yang akan segera action 2008 nanti, Boroko menjadi prioritas dibandingkan Kecamatan lain di Bolmut.

Ini dikemukakan Plt Sekda Drs Raksasa Mamonto. Menurutnya, yang namanya daerah baru, dalam hal pembangunan ibukota tetap jadi prioritas. Ini cukup beralasan. Sebab, hampir semua kegitan pasti berpusat di ibukota. Nanti, setelah semua infrastruktur di ibukota dirasa telah mencukupi, baru pembangunan diarahkan ke Kecamatan hingga desa dan kelurahan.

"Ibukota merupakan cerminan sebuah kabupaten/kota. Intinya, pembangunan akan bertahap, dan pasti semua akan mendapat bagian. Karena salah satu tujuan pemekaran adalah pemerataan pembangunan, dan pelayanan masyarakat," ujar Mamonto.

Sekaitan dengan hal tersebut, Kadis PU Ir Farry F Liwe mengatakan, prioritas pembangunan pada 2008 nanti, akan lebih terfokus pada ibukota Bolmut, Boroko. Misalnya, pembangunan Kantor dan Rudis Bupati, SKPD, dan infrastruktur penunjang lainnya. Meski demikian, ada juga beberapa fasilitas umum yang harus dibangun diluar Boroko.

"Bagaimanapun juga pembangunan akan dimulai di Boroko, setelah itu menyebar ke daerah lain," pungkas Liwe. (usa)

Sumber: http://www.mdopost.com/





Baca Selanjutnya...

Trans Mulus, Jalan Boroko Rusak Parah

Lorong-lorong Lebih Memprihatinkan

BOROKO – Mulusnya jalur trans Sulawesi, ternyata tidak sampai ke Lorong-lorong di Bolmut. Bahkan, nyaris seluruh jalan dalam ibu Kota Kabupaten Bolmut, Boroko, kondisinya berlubang dan rusak parah. "Kondisi skarang, jalan trans mulus, lorong rusak," tandas sejumlah warga.

Pantauan Manado Post, selain jalan negara, semua jalan yang ada di ibukota Bolmut rusak. Kondisi ini menimbulkan debu di musim panas, dan becek dikala musim penghujan. Jalan-jalan yang rusak tersebut antara lain, jalan Kuala, Mohing, Tenga, Pelabuhan, Pontak, Bigo, dan Pongongihana. Meski demikian, warga cukup memakluminya. Sebab, kala Bolmut masih bagian dari Bolmong, segala upaya telah dilakukan, agar Pemkab Bolmong memperhatikan jalan tersebut, toh tak pernah ada realisasinya hingga detik ini.

"Mudah-mudahan dengan pemerintahan yang ada sekarang, jalan tersebut segera akan diperbaiki," pinta warga.

Apa tanggapan Pemkab Bolmut terkait masalah ini? Kadis PU Ir Farry F Liwe mengatakan, warga yang ada di seputaran Boroko dan sekitarnya, tak perlu ragu dengan komitmen pemerintah saat ini, sebab pada 2008 nanti, seluruh jalan ibukota Bolmut akan diperbaiki.

"Semua itu telah masuk dalam program kerja, mudah-mudahan tahun depan segera diperbaiki," ujar Liwe. (usa)

Sumber: http://www.mdopost.com/





Baca Selanjutnya...

Bolmut Mulai Kembangkan Infrastruktur

Bolmut—Dikecam habis-habisan lantaran pembentukan kabinet yang dianggap menyalahi etika politik dan administrasi, memicu kabinet HR Makagansa bangkit menunjukan kinerja terbaiknya.

Tersiar kabar, beberapa birokrat yang masuk kabinet tersebut, bersama Penjabat Bupati Bolmut Drs HR Makagansa, telah berhasil melobby milyaran dana dari pusat untuk masuk ke Bolmut.

‘’Kabarnya begitu, mungkin ini hikmah dari polemik soal pelantikan kabinet lalu,’’ujar tokoh pemuda Bolmut, Alfi Basri.

Sumber di Bolmut menyebutkan, pemerintahan Makagansa kini tengah konsentrasi mengembangkan infrastruktur, terutama perkantoran di Bolmut.

‘’Ini sebagai antisipasi karena distribusi PNS ke Bolmut segera dilakukan,’’terangnya.(jd/sk) Baca Selanjutnya...

PT Telkom Janji Aliri Jaringan Bolmut.



Dalam waktu yang tak terlalu lama, warga Bolmut boleh berlega setelah lampu hijau dinyalakan PT Telkom. Dikuatirkan, BUMN ini menebar janji ke-warga Bomut.



SUARA MANADO : KERINDUAN warga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terhadap layanan PT Telkom, dalam waktu dekat dapat terwujud. Janji tersebut disampaikan Sukarsi Ade, Kepala kantor cabang Telkom Bolaang Mongondow Rabu (20/6) diruang kerjanya.



“Kami berusaha semampu kami agar dalam waktu dekat, warga di Bolmut bisa merasakan layanan PT Telkom,” kata Sukarsi Ade berjanji.



Untuk itu, katanya, PT Telkom dalam waktu dekat ini akan melakukan registrasi calon pelanggan di Bolmut. Tapi sebelumnya, akan didahului dengan survey, sekaligus untuk didaftarkan berapa banyak calon pemasang baru.



“Supaya kami akan memajukan usulan ke Manado (Kandatel) untuk kemudian eskalasinya di PT Telkom Divre Makassar,” ungkap Sukarsi.



Itu perlu dilakukan, menurut Sukarsi, karena bertalian dengan rencana investasi PT Telkom itu sendiri.



“Jadi akan ada perhitungan-perhitungan sampai di tingkat BEP, otomatis kita akan mencari pelanggan. Dan kita tidak punya standar target, tapi tergantung baerapa banyak pelanggan yang akan siap menggunakan jasa PT Telkom saja,” terangnya.



Langka kearah itu, kata SUkarsi, akan dilakukan pihaknya meski harus door to door kerumah-rumah masyarakat.

Terkait dengan rencana terebut, maka kantor cabang PT Telkom Bolaang Mongondow, dalam waktu dekat akan menghubungi secepat pemerintah Kabupaten Bolmut.

Menurut Sukarsi Ade, pelanggan telpon rumah di Bolmong mencapai 5000-an pelanggan.



Sementara itu, Kepala Bagian Humas PT Telkom Manado, John Lembong, mengaku bahwa dalam rangka pengadaan jaringan telpon, harus menyesuaikan dengan program-program PT Telkom.

Sementara itu, kata Lembong, di Bolmut terlebih dahulu harus dipasang BST (Base Transiver system). Hal itu merupakan bagian yang cukup penting untuk jaringan telpon ke masyarakat.



(Laporan: Vanny Loupatty)

Sumber: http://www.suaramanado.com/cetak.php?id=303 Baca Selanjutnya...

Warga Bolmut Rindu Layanan Telkom.



Sejak Indonesia merdeka, warga Bolmut belum menikmati komitmen PT Telkom terhadap masyarakat negeri ini. Legahnya, impian warga yang sudah sejak lama itu, nampaknya dalam waktu dekat bakal terwujud



SUARA MANADO Sekian lama warga pesisir Utara negeri 'Totabuan' tak mengecapi layanan PT Telkom. Padahal, telpon sangat diharapkan dapat menunjang aktifitas warga sehari-hari. Penderitaan warga itu ternyata belum juga usai meski kawasan Utara itu sudah resmi menjadi Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut).



Untuk menunjang aktifitas sehari-hari, warga sedikit merasa terbantu oleh masuknya beberapa jaringan telpon selular. Meskipun begitu, warga tetap juga rindu jaringan Telkom untuk segera melayani kepentingan-kepentingan mereka sehari-hari.



"Torang di Bolmut kasiang kurang jaga pake handphone for mo bacirita deng keluarga atau urusan-urusan lain," kata Rizal Paputungan (39), warga Bolmut Jumat (25/5) di terminal Malalayang, Manado.



"Biar sadiki mahal komang, torang kasing ba paksa pake handphone kalau mo ba komunikasi," tukas pedagang di pasar Buroko ini.

Ayah dari dua anak ini mengharapkan PT Telkom memberikan pelayanan terbaiknya untuk kepentingan kemasyarakatan di Bolmut.



"Untuk memberi kemudahan kepada warga, saya berharap Telkom memberi kesempatan kepada warga Kabupaten Bolmut untuk menikmati sarana komunikasi yang murah dari PT Telkom," sambung Donny Amiri juga warga Bolmut.



Menanggapi keluhan warga Bolmut, Humas PT Telkom, John Lembong meyakinkan warga bahwa Telkom tak tutup mata dalam rangka pelayanannya di Bolmut.



"Hematnya, PT Telkom siap 'action' di Bolmut. Cuma kendalanya, ada beberapa perubahan dari usulan yang diajukan oleh Pemkab Bolmong beberapa waktu lalu," tandas Lembong yang dihubungi via telpon Flexi-nya, Jumat (25/5).



Dengan adanya perubahan tersebut, lanjutnya, PT Telkom terpaksa menunggu penetapan prioritas jaringan dari pemerintah kabupaten yang baru.



"Di wilayah-wilayah mana yang jadi prioritas untuk pemasangan jaringan, itu yang kami tunggu. Apalagi sekarang ini kan sudah ada pemkab yang baru, jadi kami sementara menunggu koordinasi untuk memulai 'action' di Bolmut," terang Lembong.



Dan dalam waktu dekat ini, PT Telkom rencananya akan segera melakukan koordinasi dengan pemkab Bolmut untuk instalasi pemasangan jaringan telpon diwilayah itu, ujarnya.


Laporan: Vanny Loupatty Baca Selanjutnya...