Showing posts with label Pemilu. Show all posts
Showing posts with label Pemilu. Show all posts

Pleno KPUD Bolmong Tetapkan Pilkada Bolmut 15 Juni

Boroko—KPUD Bolmong melalui rapat pleno akhirnya menetapkan pelaksanaan Pilkada Bolmut jatuh pada 15 Juni 2008.

Selain menetapkan waktu pelaksanaan Pilkada, KPUD Bolmong juga menetapkan jadwal tahapan Pilkada yang mulai disosialisasikan Minggu (30/3/2008) di Boroko. ‘’Ini sekaligus menjawab kegelisahan masyarakat yang terus dilingkupi tanda tanya,’’ucap personel KPUD Bolmong, Nayodo Koerniawan.

Hasil pleno KPUD tentang waktu pelaksanaan Pilkada Bolmut, sebangun dengan pernyataan Gubernur Sulut, Drs Sinyo Harry Sarundajang tentang waktu pelaksanaan Pilkada pemekaran yang dipertegas Sekprov Sulut, Drs Robby Mamuaya, bahwa waktu
pelaksanaan Pilkada pemekaran yang sudah ditentukan dalam rapat evaluasi yang dihadiri para Pjs Bupati/Walikota di Pemprov Sulut, belum lama, tidak berubah lagi. Ini juga berarti, bahwa hasil pleno KPUD untuk waktu pelaksanaan Pilkada di Kota Kotamobagu, Mitra dan Sitaro nanti, tidak akan lari dari penegasan Sekprov Sulut.

Sementara itu, pleno KPUD Bolmong juga menetapkan bahwa waktu pengambilan formulir bakal calon dibuka mulai tanggal 22 sampai dengan 27 April 2008. Pendaftaran pasangan calon dimulai tanggal 28 sampai dengan 30 April, sedangkan penetapan nomor urut dan pengumuman calon dilaksanakan tanggal 22 sampai dengan 24 Mei 2008.(jd/sk)

Klik sumber.
Baca Selanjutnya...

Usup Himbau Pilkada Tak Pecah Belah Warga

Maulid Nabi Muhamad dihadiri Kandidat

Boroko—Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW 1423 Hijriyah di Desa Talaga Tomuagu, Kecamatan Bolangitang, Sabtu (22/3/2008), menggiring para kandidat Bupati dan Wakil Bupati Bolmut untuk hadir.

Mereka diantaranya; Ir Hamdan Datunsolang, Drs Iskandar Lexi Gobel, Hi Reba Pontoh, Drs Iqbal Datunsolang, Drs Depri Pontoh, dan Drs Amin Lasena.

Peringatan Maulid Nabi Muhamad yang mengambil tema; Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah Untuk Menuju Bolmut Yang Mandiri dan Berbudaya, menghadirkan pembicara Prof Dr Hunggu Tadjudin Usup, dan Drs Asnawi Kula. Usup dalam pidatonya berharap agar Pilkada Bolmut tidak sampai memecah belah warga setempat.

‘’Jangan hanya karena Pilkada lalu masyarakat cerai berai,’’kunci Usup.

Disisi lain, acara yang juga dihadiri Ketua Dekab Bolmut, Karel ‘Antuleng’ Bangko, sejumlah anggota Dekab Bolmut, serta para Kadis, diselingi pemberian bantuan dari pihak Pemprov Sulut yang diserahkan anggota Deprov, Farid Lauma.

‘’Bantuan berupa uang tunai Rp 10 juta untuk pembangunan Masjid Mitsahul Janah,’’sebut Panitia, Sulaiman Kohongia dan Jamdin Lauma.(jd/sk)

Sumber: http://www.bolmong.com/view-article-657.html Baca Selanjutnya...

Antisipasi Eksodus Pemilih, Panwas Pilbup Bolmut diwarning

Boroko—Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara, terbilang rawan eksodus pemilih.

Pasalnya, sebagai daerah pemekaran, batas wilayah Bolmut cukup berdekatan dengan wilayah Induknya, Bolaang Mongondow. Begitu pun, diujung Bolmut berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo.

Masyarakat di dua wilayah yang mengapit Bolmut, secara emosional cukup dekat. Hal ini sangatlah rawan akan ‘penyusupan’ pemilih dari dua wilayah yang mengapitnya. Kondisi ini sontak menjadikan beberapa aktifis dan tokoh masyarakat Bolmut mewarning personel Panitia Pengawas (Panwas) agar jeli melaksanakan tugas pengawasannya. ‘’Jangan hanya focus mengawasi tahapan Pilkada.

Tapi pada hari ‘H’nya nanti, pengawasan di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) supaya dimaksimalkan,’’kata Nur Radjak, seorang aktifis perempuan. Menurutnya, dengan kekuatan 5 personel, Panwas tentu akan kesulitan mengawasi TPS yang tersebar dengan jarak yang berjauhan.

Karena itu, ia mengusulkan pembentukan relawan Panwas yang bertugas di tingkat TPS. ‘’Harus dipikirkan pembentukannya dari sekarang, jangan sampai belakangan timbul masalah yang mempengaruhi hasil Pilkada,’’cetusnya.

Senada dengannya, tokoh masyarakat Hi Rayudin menegaskan, bahwa Panwas tidak boleh lengah. ‘’Harus ada lapis kedua di desa yang ikut mengawasi jalannya pemungutan suara dibawah nauangn Panwas,’’sarannya.(jd/sk)

Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=641 Baca Selanjutnya...

Panwas Pilkada Bolmut Dilantik

Boroko—Usai membentuk perangkat penyelenggara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbupwabup) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), dari tingkat Kecamatan hingga Desa, Selasa (11/3/2008) sekitar pukul 13.00 wita, 5 anggota Panitia Pengawas (Panwas) Pilbupwabup Bolmut, dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua PN Kotamobagu di ruang Paripurna Dekab Bolmut.

Mereka adalah; M Romli Salijo SH (unsur Kejaksaan), Ipda Andung Masi (unsur Kepolisian), Gandi Goma SH (unsur Perguruan Tinggi), Daud S. Mokodompis (unsur Tokmas), dan Rusdi Toana (unsure Pers).

Pengangkatan 5 personel Panwas Pilbupwabup Bolmut tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Pimdekab Bolmut, Nomor 10 tahun 2008, tentang Panwas Pilbupwabup Bolmut Periode 2008-2013.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Dekab Bolmut, Karel Bangko, Wakil Ketua, Drs Hi Arfa Buhang, Asissten II, Drs Asripan Nani MSi, Perwira Penghubung Polres Bolmut, Kompol Subagjo, para Kadis, Kaban, Kakan, dan camat se Bolmut. Disisi lain, beberapa warga yang hadir dalam acara tersebut berharap agar 5 personel Panwas itu bisa bekerja mengawasi jalannya tahapan Pilkada secara independen.

‘’Kalau ditemukan ada yang bertentangan dengan ketentuan yang berlaku, sikat saja. Pokoknya independensi lembaga pengawas harus dijaga,’’ harap Jargon Hassan, warga Bolmut.(jd/sk)

Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=638 Baca Selanjutnya...

Gobel-Buhang Diusung PDI-P

Bolmut—Pilkada di daerah otonom baru; Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tampaknya bakal mendahului Pilwako Kotamobagu.

Betapa tidak, Bolmut kini sudah punya pasangan tetap calon Bupati dan calon Wakil Bupati. Dua figure usungan PDI-P ini adalah Drs Hi Iskandar Lexi Gobel dan Moh Irianto Cristofel ‘Popo’ Buhang.

Gobel adalah birokrat senior yang pernah menjabat Sekot Bitung dan Asissten I Pemprov Sulut. Sedangkan Popo dikenal sebagai legislator Bolmong yang kini menduduki salah satu kursi Pimpinan Dekab Bolmut.

GOLKAR BIDIK DATUNSOLANG-PONTOH

Sementara itu, informasi yang dirangkum wartawan, bahwa Partai Golkar (PG) kini menjagokan Ir Hamdan Datunsolang dan Drs Depri Pontoh untuk diusung ke Pilkada Bolmut. Kendati Hamdan Datunsolang yang dibidik sebagai calon Bupati kini tengah menyelesaikan tugas Penjabat Bupati Gorontalo Utara, tapi Golkar optimis Datunsolang akan segera menuntaskan tugasnya April mendatang, sebelum Pilkada Bolmut digelar.

Depri sendiri tidak begitu rawan, karena saat ini bertugas di Bolmut menduduki jabatan eselon III. ‘’Rekan Karel Bangko selaku Ketua DPD PG Bolmut, pasti seiring dengan pemikiran kita,’’ujar Wakil Ketua DPD PG Bolmong Induk, Hi Herson Mayulu SIP.(jd/sk)

Sumber: http://www.bolmong.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=26&artid=615 Baca Selanjutnya...

Pilkada KK -Bolmut Harus Diselenggarakan KPUD Pemekaran

Dua daerah baru di Bolmong menghendaki agar pemilihan kepala daerah definitif yang dijadwalkan medio tahun ini, harus ditangani oleh KPUD masing-masing. Dalam arti tidak boleh bergantung lagi kepada KPUD Bol-mong. Aspirasi masyarakat di kedua daerah baru itu, disampaikan lewat wakil rakyatnya masing-masing.
 


Di Kotamobagu, Ketua Dekot Hi Syamsudin K Moha BBA menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan walikota dan KPUD Bolmong serta KPUD Sulut, untuk menyusun panitia penjaringan anggota KPUD. Malah Kudji menegaskan, saat workshop di Jakarta pekan depan, seluruh wakil rakyat di KK akan diajak sowan ke KPU pusat terkait rencana pembentukan KPUD KK. 


“Kami bertekad agar Pilkada KK harus ditangani oleh KPUD KK sendiri. Karena itu, kami berupaya untuk mempercepat pembentukannya,” tegas Kudji.


Penyampaian tersebut diperkuat oleh Ketua Komisi I Dekot Kotamobagu, Irwan R Thalib SSos, bahwa rencana penjaringan anggota KPUD KK bisa saja akan dilaksanakan akhir Januari ini. Adapun tim penjaring terdiri dari lima orang. Dua diusulkan oleh DPRD KK, dua oleh KPUD Propinsi dan satu lagi diusulkan oleh Walikota. 


Sedangkan dari Bolmut, Wakil Ketua Dekab Christofel Popoo Buhang meneruskan aspirasi warganya bahwa wajib hukumnya bagi daerah pemekaran untuk membentuk KPUD sendiri guna menyelenggarakan Pilkada perdana. Selain itu, pertimbangan jauhnya jarak antara KPUD Bolmong yang ada di Kotamobagu dengan pusat pemerintahan Bolmut di Boroko yang bisa memakan waktu tempuh sampai empat jam, sangat tidak memungkinkan KPUD Induk menyelenggarkan Pilkada di Bolmut. Kalaupun itu tetap dipaksakan, dikhawatirkan akan menjadi kendala dalam pengendalian jalannya tahapan-tahapan Pilkada Bolmut.


“Sudah banyak desakan warga Bolmut agar KPUD segera dibentuk. Dan bagi kami, wajib hukumnya Bolmong Utara punya KPUD dan Panwas sendiri untuk menyelenggarakan Pilkada. Olehnya, Dekab Bolmut segera menyurat ke KPUD Propinsi Sulut serta semua pihak yang terkait seperti KPUD Bolmong Induk dan Bupati Bolmut, kiranya dapat segera berkoordinasi untuk pembentukan KPUD Bolmut,” tandas Buhang. 


Ditegaskan, kasipnya waktu tidak boleh dijadikan kendala, karena semua sangat tergantung dengan itikad baik pemerintah. Makanya, Buhang yang juga Ketua DPC PDIP Bolmut menyerukan kepada semua pihak, agar jangan terkesan menunda-nunda proses seleksi KPUD Bolmut, dengan tujuan agar pada akhirnya warga Bol-mut pasrah Pilkada dilakasa-nakan saja oleh KPUD Induk. 


“Kami minta agar pembentukan KPUD Bolmut tidak perlu ditunda-tunda, sebab pelantikan bupati dan wakil bupati definitif pun sudah harga mati untuk dilaksanakan pada bulan Mei. Demi rakyat, Dekab Bol-mut berkomitmen untuk tidak akan menunda-nunda pelaksanaan Pilkada. Sekali lagi, wajib hukumnya untuk menuntaskan tiga tugas pokok penjabat bupati selama satu tahun terhitung sejak 23 Mei 2007,” seru Buhang lagi.(tus)

Sumber: http://www.hariankomentar.com/arsip/arsip_2008/jan_09/lkBolmong001.html Baca Selanjutnya...